Dengar Jeritan Hati Ini Sayang
21 Maret 2012 pukul 14:31
Bila dunia ini terasa indah buat Mu, aq tetap tak merasa indah, bila aq mencoba melupakan masa-masa indah kita.Bila kebahagian kan terus menghampiri Mu, rasanya itu sangat berbeda, kebahagian yg ku punya, adalah saat bersama Mu.Bila ada jawaban yg mengatakan cinta untuk Mu, aq hanya bisa beri pertanyaan dlam kehidupan, masih kah kamu mengingat aq di saat cinta lain datang untuk Mu.
Tag ada kebahagian yang begitu indah.
Tag ada kekasih yang bisa kuanggap sempurna.
Bila akhirnya cinta Mu pergi tinggal Kan ku.
Hanya anggan2 yang masih ku simpan, walau itu jauh, walau aku hanya bisa menunggu..
Butiran Hitam, Lambang Cinta Ku
19 April 2012 pukul 12:38
Aku
kembali menangis, menangis saat masa-masa itu kembali lagi, rasanya
berbeda, disaat kamu menemaniku, disaat kita bersama lalui hari-hari.Entah apa yang salah, aku pun tak mengerti, tak paham akan semua. Mungkinkah janji-janji ku yang mengatakan aku tak pantas menjalaninya atau semua komitmen yang ku beri hanya hampa semata.
Benar-benar itu terasa sakit, perih, hingga aku menangis, menatapi album palsu yang pernah tersimpan di memory otak ku.
Sungguh aku terasa bingung, apa yang ingin ku lakukan, semua salah, semua terasa berat untuk di lalui.
Kasih coba dengarkan aku, coba pahami apa yang ada dihati ini, bahwa kamu lah orang yang pantas untuk menutup luka yang pernah tergoreskan.
Jika aku mungkin terlalu berharap untuk mu, itulah kenyataanya, itu sejujurnya, bahwa aku masih memikirkan mu.
Bila dunia hampa, dan dunia semakin redup, aku hanya bisa bilang ini lah takdirnya, ini lah hilangnya harapanku.
Sayank, mati rasa mungkin telah terjadi di hatiku, telah menusuk hingga ke jiwa, tapi ku inginkan mati untuk selamanya.
Banyangkan lah hati yang hitam, itulah aku, aku yang mati dalam kelarutan, akan cinta palsu.
Peri-peri terasa memanggil malam ini, saat aku mulai mencoba melantunkan cerita yang ku goreskan dalam tinta hitam. Sayank, salah kah aku, dosa kah aku, mencintaimu dengan kekurangan yang ada di diriku. Jika itu dosa, jika itu salah, aku akan terus mencintaimu, walaupun aku tak bisa memilikimu, atau mata ini akan teperjam untuk selamanya.
Tuhan, kau yang ciptakan aku, kau juga yang telah menjadikan dan menjanjikan takdir ku, apa lagi yang harus ku lakukan setelah ini.
Langit, kau menutupi perjalanan hidupku, sampai kapan kegelapan di hati ini, kau bayangkan dalam kesedihan.
Bulan apa yang kau katakan, sehingga malam ini kau ketawa, dan terasa kau menyuruhku “kamu sama seperti aku tapi memilki keperbedaan, kamu bisa menangis, sedangkan aku, hanya menunggu di saat bintang bisa menemaniku, bersabarlah, seperti aku yang bersabar”.
Demi cinta, demi kasih, sumpah hanya palsu, cinta terasa seperti dongeng, sehingga hanya aku yang bisa berkata.
Ingin seperti cahaya yang terang, aku tak sanggup, aku tak bisa, karna kekurangan yang ku miliki, aku hanya lah lilin kecil, yang menunggu kabar dan takut akan angin.
Semoga cahaya esok pagi kan terang, dan dunia terasa abadi, hingga aku bisa tersenyum, melihat hati yang terikat akan retak nya perasaan. Malam
Sifat Aku Sebenarnya!!
13 Mei 2012 pukul 18:09
Inilah Aku, Aku Apa AdanyaAku merupakan orang yang giat, emosional dan posesif. Aku suka bekerja keras dan perfeksionis; Aku selalu melihat hidup dari sisi pahitnya. Aku tidak menyukai kelemahan baik dalam diri sendiri maupun dalam diri orang lain. Aku sangat dermawan dan penuh kasih dan selalu membela kaum yang lemah. Aku pandai menyimpan rahasia dan memiliki insting yang kuat. Daya tarik ada pada tatapan mataku yang dapat menarik orang dengan kekuatan magnetikku. Aku dapat menjadi orang yang setia, namun juga musuh yang berbahaya. Aku pribadi yang penuh etika dan berpegang teguh pada peraturan yang mereka yakini dalam hidup mereka. Sikap yang penolong, setia membuat orang yang mengenalku merasa beruntung berada di pihakku. Jika kamu berada di pihak yang berlawanan denganku, maka Aku akan menjadi musuh yang pendendam dan kejam. Sedikit orang yang bisa menyadari kemampuan sejati Aku karena sikap yang pendiam dan rendah hati terhadap apa yang telah Aku capai. Aku orang yang selalu menepati janji dan jarang menarik kembali kata-kata yang telah terucap dari mulut. Aku pengamat yang cermat dan pandai mengukur situasi. Aku tidak pernah terlibat dalam situasi tanpa persiapan yang matang, maka dari itu Aku selalu menjadi pesaing yang tangguh. Aku selalu bersedia menolong yang lemah, penuh informasi dan pandai menjaga rahasia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar