Sabtu, 29 Maret 2014

Malam Minggu Part III


Gak terasa udah malam minggu brow, detik-detik gue buat nulis tentang pembenaran para jomblo. Walaupun sedikit terlambat dari jadwal publikasinya, gue minta maaf yang sebesar-sebesarnya dan kepada Tuhan gue mohon ampun. Terima kasih juga buat para fans, pengemar rahasia atas kesabarannya menunggu tulisan gue. Haha’
Seperti biasa brow, sebelum tulisan ini gue postingkan ke akun blog, twitt, facebook, Blackbery Broscast Mesenger dan lain-lain agar ada yang terpaksa membaca. Gue harus mengotak-atik pikiran untuk mengingat kejadian apa saja yang gue lakukan sebelum malam minggu.
Sebelum masuk tentang pembenaran para jomblo,  gue mau cerita sedikit. Sekali ini gak masalah buat loh lanjutkan baca, karna gue sedikit memberikan motivasi yang udah gue lakukan.
Pertama
‘Bertindak walau tidak berani, adalah keberanian yang sesungguhnya’’
Itu motivasi gue brow, yang sebananya gue copy paste dari mario teguh, haha
Dari kata-kata diatas, gue dapatkan kata maaf dari wanita. Kalau loh udah baca ‘Jomblo Malam Minggu Part II’ pasti loh tau wanitanya siapa.hikzz
Betul brow, resha.
Gue dapatkan kata maaf dari resha, wanita yang marah karna kata-kata gue yang nusuk jantungnya. Jujur pertama yang ada dipikiran gue hanya ketakutan dan bingung buat cari cara sampaikan kata maaf walau satu kampus. Sampai-sampai gue harus cek kontak BBM brow, takut di delcon.
Karna gak berani buat ketemu langsung, alhamdullah solusi gue hanya lewat BBM untuk meminta maaf ke resha.
Dimulai dari malam minggu kemarin brow, setelah gue mengetik
 Marah banget sama kami, kan bercanda gak serius. Dak bakal diulangin kok, vis dong, damai gitu, masa dak mau maafin kadal’
Kata-kata itu gue kirim ke BBM resha dan alhamdullah lagi, gak dibaca. Saat itu gue jadi bertambah bingung brow, ini anak kuat banget marahnya.
Berlanjut brow hari-hari berikutnya, karna niat baik gue meminta maaf.
Selasa gue coba kirim Vn suara merdu gue yang telah di rekam dan gue kirim ke BBM resha. Alhamdulillah untuk ke dua kalinya brow, gak terkirim dan mungkin BBM resha lagi off.
Lanjut di hari rabu brow, gue coba lagi kirim ke BBM resha suara permintaan maaf yang udah gue rekam kembali dan kali ini terkirim, sayangnya gak ada respon dari resha.
Akhirnya di saat itu gue patah semangat brow gak ada hasil tapi karna motivasi dari akang mario teguh dan niat gue yang tulus untuk meminta maaf.
Disinilah resha luluh brow, bukan hari kamis tapi hari jum’at waktu dia lagi siaran radio.  Dengan mendengar situasi perbincangangan dia yang lagi On Air, gue ambil BB, tulis kata-kata ‘tc’ yang berbentuk broscast.
Alhamdulillah brow, gak terpikirkan hari-hari sebelumnya kata ‘tc’ bisa meluluhkan hati wanita. Resha balas BBM gue brow sambil ada emo tertawa. Obrolan gue di BBM dengan resha kembali lagi brow dan kata maaf udah gue dapatkan dari resha.

Kesimpulan ;
Dari cerita hidup gue tiap minggunya, gue yakin brow ketakutan gue adalah keberanian sesungguhnya. Setiap kita mencoba memperbaiki kesalahan walau di pendam rasa takut, alangkah bagusnya kita mencoba, walau hasil yang kita dapatkan tidak sesuai keinginan.
Ya, dari pada kita diam tanpa melakukan apa-apa, tanpa tau kelanjutanya, seperti pepatah bagaikan pundak merindukan bulan.




 Kita mulai bahas pembenaran para jomblo


<-----Sedikit setujuh gue dengan kata-kata diatas,hahha
Benar jomblo itu puitis dan romantis, sisi kehidupan jomblo kebanyakan emang begini brow. Gue hari ini gak bakal memperbaiki kata-katanya, hanya sedikit menjelaskan.
Kalau bicara jomblo itu puitis dan romantis, ya kita para jomblo belajar dari kisah terdahulu untuk bisa seperti itu.
Kita selalu mencoba memperbaiki sekecil apapun kesalahan tanpa mengulangin kesalahan tersebut dan dari kisah cinta itulah menjadikan kita para jomblo seperti magnet untuk menarik cinta. Percaya atau gak, kita para jomblo itu lebih banyak menyimpan kata-kata mutiara yang indah.
Kita garis bahwa ‘biar cepet punya pacar’ empat kata dari gambar diatas, gak semua kita para jomblo mudah untuk dapat pacar. Kita para jomblo butuh  proses untuk ke tahap itu, karna kita gak mau salah untuk memilih. Bukan juga kita gak mau mencoba, tapi ada alasan yang kuat untuk memiliki pasangan.

Kata-kata gue ;
Sebisanya gue untuk move on hari ini, itu karna gue selalu berjalan dari masa lalu, bukan untuk melupakannya tapi cukup mengenang dari kebahagian yang pernah diberikan di masa lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar