Asik banget kata-katanya,tapi kapan gue bisa gitu sedangkan sampai minggu ne status jomblo gak mau pergi-pergi.
Sebelum kita lanjut tentang permasalahan para jomblo, alangkah baiknya ucapin selamat buat gue. hhaa
Ya, berapa hari sebelum malam minggu ini gue baru peringati Anniveserry 2 tahun kejombloan gue, yang jatuhnya hari rabu tanggal 19 kemarin.
Sebelumnya lagi, buat
loh yang baca, gue cuma pengen kasih saran sedikit brow. Loh yang baca jangan lupa
buat mikir dua kali, sebab tulisan gue bahaya bagi kesehatan loh brow, termasuk
jiwa dan sarap loh bisa tergangu. Ingat pikir sebelum di baca, itu saran gue.
Langsung
aja ya buat loh-loh loh-loh yang masih berkeingan baca cerita gue sebelum ini
minggu.
Gue
gak habis pikir brow, benaran, sumpek. Teryata susah brow buat cari pesangan,
gak semudah yang gue perhatikan dan gue pelajari dari teman-teman kampus.
Tapi
gue tempe brow, gue sadar, roda yang gue punya masih tertahan di dasar
kegelapan, di jalan puncak yang mendaki 90 derajat.
Hari-hari belakangnya, gue udah coba yang namanya move on. Gue dekatin
wanita yang cantik, walau nilainya masih rata-rata, bagi gue dia tetap cantik.
Senin
setelah minggu, gue dekatin wanita yang emang udah kenal sebelumnya, sebut aja nama ya resha. Seperti biasa lewat
BBm gue kasih perhatian buat dia, gue tanyain yang belum pernah gue tanya.
‘Adik, jomblo ya, kasian banget sih’ gue kirim ke dia brow, gak butuh waktu
lama bbm gue di read dan dibalas dia ‘Kok tahu jomblo, pasti jomblo juga ya’.Gue kirim lagi bbm ke dia brow 'Kok tahu, mantan mbah dukun ya'.......cukup segitu aja brow, panjang kalau gue ceritain emua percakapan di bbm. Pokoknya inti bbm gue malam itu, gue udah dapat sinyal brow dari resha.
Selasa sore brow, saat gue yang lagi asik kumpul berdua teman gue di kantin, bertemu dengan resha yang berada di pakiran kampus. Jarak yang hanya berapa meter antara kantin dan pakiran kampus, membuat teman gue panggil dia brow yang emang udah kenalan juga dengan resha sebelumnya.
Resha dengan tingkah laku yang kocak dan paras cantiknya menghampiri kami bertiga brow. Dengan baik hatinya brow, gue berdiri dari kursi yang di duduki. Kursi yang hanya ada dua, satu kursi yang diduduki teman gue, membuat gue bergeser dan duduk di lantai brow, mempersilahkan resha menempati kursi yang gue duduki sebelumnya. Tapi semua sia-sia brow, resha malah duduk dilantai juga brow. Obrolanpun berlanjut brow, dari namanya nanya tentang perkuliahan sekarang memasuki tahap cinta brow. Gue sontak terkaget brow, saat mendengarkan percakapan teman gue dengan resha, saat resha bilang Pacaran itu gak penting. Gue yang pertamanya hanya diam dan jadi pendengar yang baik, mulai berinsiatif menanyakan kejelasan dari kata-kata resha. 'Adik kenapa bilang pacaran itu gak penting'. Dengan senyuman kecilnya resha menjawab pertanyaan gue 'Ya gak penting aja'. ..........'HANCUR
Hari itu gue hilang semangat brow, kata-kata resha membuat gue harus menghilangkan semua rasa itu.
Rabu kosong brow, karna gue fokus dengan persiapan annivesrry two year jomblo gue..Kamis ada brow cerita gue dengan resha, hari dimana gue harus berkeliling meminjam hadpone untuk mendengarkan rasha on air di salah stasiun radio. Itupun dia meminta gue mendengarkan cuap-cuap dia.
Jum'at akhir dari kemarahan resha ke gue, hanya gara-gara gue balikin kata-kata dia sebelumnya yang beragapan pacaran itu gak penting.
Sabtu.....Tetap jomblo, jomblo yang penuh alasan
Kesimpulan gue ;
Mungkin dari kisah gue satu minggu bersama resha, gue harus mutusin buat ngejomblo dari pacaran dan melanjutkan tulisan gue tentang para jomblo dimalam minggu. Gue juga berangapan, belum ada wanita yang beruntung yang bisa menjadi pacar gue. Atau nantinya gue harus ikutin salah satu acara yang menyiarkan para jomblo mendapatkan pasangan, bisa jadi 'Take Me Out. cukup sampai disini tulisan malam minggu gue.
Dari pada loh kebosanan dengan cerita gue, gue langsung aja masuk ke Part II Perbenaran jomblo
Pesan-pesan gue :
Ada saatnya ketawa gue, menjadi kesedihan buat loh para pasangan yang berbahagia dimalam minggu.
Kata-kata bijak teman-teman gue para jomblo
*Jika belum jelas, maka saya akan :
Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya adalah Jomblo Bahagia.
*Walaupun perasaan yang saya rasakan sebenarnya adalah Galau akibat
kesepian tanpa kehadirannya sesosok pacar. Tapi saya bersyukur, karena
Hanya gulinglah yang setia menemani dan rela dipeluk sampai kapas nya
keluar-keluar.
Salam-salam,sekian dan terima kasih buat malam ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar