Selasa, 11 Maret 2014

Saya' End Happiness Devotee Of Love



SIPNOSIS GUE
Hidup memang penuh kejutan, sampai sekarang sesuatu gak gue percaya, menjadi sebuah kenyataan. Jauh sebelum ini menjadi kenyataan, sebenarnya udah terpikirkan dari satu tahun yang lalu, kemapuan yang gue miliki, terutama tentang imajinasi dan ingatan seperti sebuah paragaf mengambang. Selalu bebenturan, tak kenal ujung dan berubah sesaat. Hingga di setiap malam, sudut dinding, berlatai keramik dengan ruangan kecil ditemanin hadpone, menjadikan tempat santai  menguntai kata sederhana, menulis cerita cinta menjadi puisi, cerita cinta menjadi syair, cerita pengalaman yang pernah gue alami dan dipostingkan salah satu akun online.
Gue tertarik buat tulis pengalaman juga dari pembicaraan setiap malam waktu kumpul dengan teman-teman kampus, bahasannya selalu tentang cinta, cinta, cinta. Gak jauh dari cinta teryata. Oke gak apa tentang cinta, what happens lah gue juga ngerasain dulu waktu semuda loh pada. buat loh yang benar-benar ada pasangan, selamat deh gak bakal berkhayal memilikinya tapi gimana buat teman gue yang pada jomblo hanya jadi pendengar setia doang, termasuk gue sendiri yang sekarang jomblo. 
Perkenalan sedikit tentang diri gue 
Nama gue Angga Latunda, I got the name from birth delays,
Tanggal lahir 07 month november 1991 di mana gue dilahirkan,
lahir dengan kesempurnaan menjadikan gue merasakan tentang sedikit kehidupan.
Status Jomblo berarti bukan gue gak laku,  bukan gue gak bahagia, bukan gue sedih, gue ada alasan tentunya pertahankan status jomblo ini. Walau gue sampai sekarang gak memiliki ataupun nantinya tak memiliki dia.
Percaya atau gak sih dengan kata bijaknya, cinta itu gue anggap seperti perjuangan, sebelum kita memiliki itu adalah sebuah tantangan. haha,
Cinta yang berawal dari bahagia dan ingin diakhiri juga dengan bahagia, betapa tidak itulah harapan gue esok ataupun hari-hari selanjutnya.
Cinta bahagia sebenarnya ibarat daya tarik yang memiliki kedekatan seakan membuat gue ingin mengartikannya.
Gue menyadari semakin dikejar cinta itu, semakin cinta pergi menjauh tanpa mempedulikan betapa gue inginkan ia, gue ingin gapai hal terindah. Sebaiknya cinta itu harus ditunggu, dengan  menunggu cinta itu datang seiring waktu yang berganti dari jam 1 sampai jam 12, jam 12 sampai 24 jam. Bagian dari hal yang membosankan,  menunggu tanpa mencoba apa yang ingin gue kejar.
Banyak yang mengatakan, bahagia karna cinta sebenanrya hanya kata kiasan, kata ungkapan yang datang terus pergi lagi. Tapi semua belum jelas terbaca dan terartikan dalam hidup gue.
Ada juga yang bilang, cinta dan bahagia itu sederhana, nyatanya rumit buat gue jalankan, kepala semakin sakit dibuatnya. Contohhnya aja, gue ingin bahagiakan dia, ye dianya malah gak bahagia. “Ya wajar aja gk bahagia, kalau gak ada usahanya. “ itu kata teman curhat gue. Gue bukan gak mau usaha, sekali lagi gue tekani ada  alasan yang gak bisa gue sampaikan.
Dan ini alasan penting gue, karena kalian yang selalu menjustifikasi tentang hidup gue, gue harus berhadapan dengan laptop setiap pagi, siang, malam ditemanin rokok juga musik kesayangan gue Christina Perri judulnya A Thousand Years feat. Steve Kazee dan Instrumental Romantic Love Songs  yang gue dapat dari youtbe, yang benar-benar dapat mengimbangin gue sambil menulis tentang pengalaman hidup... Preoder,heee

Tidak ada komentar:

Posting Komentar